Balipustakanews.com, Karangasem – Badan Pusat Statistik (BPS) Karangasem mencatat angka kemiskinan di Gumi Lahar mencapai 6,56 persen. Jumlahnya sekitar 27 ribu orang dari jumlah penduduk Karangasem yang mencapai 533.742 jiwa sampai akhir 2023.
Kepala BPS Karangasem I Ketut Mondai mengatakan persentase angka kemiskinan di sana yang mencapai 6.56 persen menjadi yang paling tinggi di Bali. Angka tersebut sebenarnya sudah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan 2022 lalu.
“Tahun 2022 angka kemiskinan di Karangasem mencapai 6,98 persen, artinya angkanya menurun sebesar 0,42 persen di tahun 2023. Walaupun menurun, tapi masih menjadi yang tertinggi di Bali,” kata Mondai saat dikonfirmasi, Sabtu (24/2).
Mondai mengatakan persentase penduduk miskin di Karangasem berdasarkan hasil survei. Penduduk yang masuk kategori miskin adalah yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan masih di bawah garis kemiskinan atau Rp 404.083.
“Jadi, penduduk yang pengeluarannya per bulan di bawah garis kemiskinan atau di bawah Rp 404.083 otomatis akan masuk sebagai penduduk miskin,” ujar Mondai.
BPS Karangasem tidak bisa mengklasifikasikan wilayah yang paling banyak ditemukan adanya penduduk miskin karena pendataan yang dilakukan menggunakan indikator makro (hasil survei). Namun penduduk yang masuk kategori miskin lebih banyak berprofesi sebagai petani.
“Misal, dalam satu keluarga ada lima orang dan yang bekerja hanya satu orang dengan penghasilan Rp 1,2 juta per bulan. Otomatis mereka masuk kategori miskin karena jika dihitung Rp 1,2 juta dibagi lima hasilnya di bawah Rp 404.083,” jelas Mondai.
Bupati Karangasem I Gede Dana sebelumnya sempat mengatakan pemerintah akan terus berupaya menurunkan angka kemiskinan di. Bupati dan wakil bupati bahkan sempat turun untuk memastikan kondisi masyarakat yang masuk kategori miskin.
“Saya meyakini dengan kerja keras dan kolaborasi dari semua pihak yang terlibat, angka kemiskinan di Kabupaten Karangasem dapat terus kita turunkan secara bertahap, bahkan hingga mendekati 0 persen,” terang Dana. (PR/DTK)
Discussion about this post