BALIPUSTAKANEWS, BADUNG – Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menghadiri pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) ke-15 Tahun 2022 pada Kamis, 08 Desember 2022 di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Nusa Dua, Badung.
Penyelenggaraan BDF ke-15 tahun 2022 dibuka oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dengan mengusung tema “Democracy in a Changing World: Leadership and Solidarity“. Tema ini sangat relevan dengan situasi dunia saat ini sedang menghadapi tantangan yang begitu berat. Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan sebuah collective leadership dan juga solidarity dunia yang kuat dan efektif. Melalui penyelenggaraan BDF 2022, diharapkan bahwa seluruh dunia dapat mendukung prinsip-prinsip demokrasi seperti inklusivitas dan dialog yang menjadi kunci perdamaian, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan. Ditegaskan pula bahwa demokrasi bukanlah tujuan, melainkan cara untuk mencapai tujuan. Yang terpenting adalah mewujudkan demokrasi yang dapat membawa manfaat langsung bagi rakyat dan berkontribusi memberikan solusi.
BDF ke-15 tahun 2022 diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring). Acara ini dihadiri oleh 323 peserta dari 112 negara dan lima organisasi internasional. Selain itu, Sekjen PBB, Antonio Guterres turut hadir secara virtual dan menyampaikan sambutan. Terkait penyelenggaraannya, BDF ke-15 tahun 2022 terbagi menjadi dua sesi pembahasan, yaitu Sesi I: Fair and Equitable Access for Global Public Goods: Democratic Response serta Sesi II: Democracy at the Crossroad: Shaping Governance in the New Global Landscape. (TA/HpB)






Discussion about this post